Wedung – Penanganan stunting masih menjadi prioritas dari Pemerintah Kabupaten Demak. Hal ini terlihat pada kegiatan pembentukan tim pencegahan dan penanganan stunting yang dilaksanakan pada hari Rabu (31/7) di ruang pertemuan Kecamatan. Acara dihadiri oleh Forkopimcam, Kepala Desa se Kecamatan Wedung, PKK, Penyuluh KB dan instansi terkait.

Camat Wedung Mulyanto, AP, M.Si menyampaikan bahwa konvergensi penanganan  stunting harus mendapat dukungan semua pihak. “penanganannya harus terintegrasi dikerjakan bersama-sama untuk mencapai tujuan satu yaitu Demak bebas stunting di tahun 2021. Peran serta atau partisipasi masyarakat dan lembaga dalam proses perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan pemantauan, serta berkoordinasi dengan pelaku program dan lembaga lainnya seperti bidan desa, petugas puskesmas lainnya (ahli gizi, sanitarian), guru PAUD dan aparat atau lembaga desa harus terjalin” ujar Mulyanto.

Dr Eka Novarianti menyampaikan bagaimana stunting itu bisa terjadi. “Selama ini stunting identik dengan perawakan pendek, tetapi tidak semua perawakan pendek stunting” ujar dr Eka. Banyak faktor yang menjadi penyebab stunting diantaranya status sosial ekonomi, asupan nutrisi, infeksi, status nutrisi ibu dan lingkungan. Pencegahan dini dapat dilakukan yaitu pada masa kehamilan, masa balita melalui pemantauan balita, pemberian makanan tambahan,  serta pemantauan terus menerus terhadap tumbuh kembang anak. (Ato)

 

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *