Wedung – Lokakarya mini lintas sektor Puskesmas Wedung II dilakukan pada hari Rabu (10/7 2019). Bertempat di pemancingan Bule Desa Wonosari dihadiri oleh Kepala Puskesmas, Camat Wedung, Muspika, 10 Kepala Desa yang tercakup dalam wilayah kerja Puskesmas Wedung II, serta kepala dinas instansi se kecamatan Wedung.

Camat Wedung dalam sambutannnya menyampaikan pentingnya peran semua pihak untuk dapat mengurangi angka stunting di Kabupaten Demak. Pola hidup yang sehat, penanganan gizi yang baik sejak usia dini merupakan salah satu langkah yang dapat mencegah terjadinya stunting. Sementara itu Kepala Puskesmas Wedung II Dr. Eka Novariyanti mengatakan bahwa  Stunting sendiri bisa diartikan sebagai pertumbuhan yang terhambat akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Gizi buruk ini bisa terjadi  pada ibu atau gizi buruk pada anak di periode emas tumbuh kembangnya.

Stunting juga bisa terjadi pada anak-anak yang hidup di lingkungan dengan sanitasi dan kebersihan yang tidak memadai. Sanitasi yang buruk berkaitan dengan terjadinya penyakit diare dan infeksi cacing usus (cacingan) secara berulang-ulang pada anak. Kedua penyakit tersebut telah terbukti ikut berperan menyebabkan anak kerdil.

Pencegahan stunting sudah bisa dilakukan sejak dini semenjak masa kehamilan. Kuncinya tentu dengan meningkatkan asupan gizi ibu hamil dengan makanan yang berkualitas baik. Zat besi dan asam folat adalah kombinasi nutrisi penting selama kehamilan yang dapat mencegah stunting pada anak ketika ia dilahirkan nanti.

Lokakarya ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada semua pihak terutama pemerintah desa untuk dapat mengambil langkah-langkah apabila didesanya ada kasus stunting.(ato)

 

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *