Wedung – Kemajuan teknologi berupa smartphone, ternyata membawa pengaruh yang besar bagi masyarakat terutama anak-anak dalam membaca. Anak-anak lebih senang main game dan apliakasi lainnya . Mensikapi hal ini Pemerintah Desa Tempel, melakukan inovasi dengan membangun pojok baca di kelurahan.

Launching pojok baca secara resmi dilakukan pada Jumat (22/11) bertempat di balai Desa tempel. Acara secara resmi dibuka oleh Camat Wedung Mulyanto didampingi Kepala Desa Tempel, Yayasan Amurt Indonesi dan KPP, yang ditandai dengan pemotongan pita. “kita harus membiasakan anak-anak untuk rajin membaca sejak dini. Jangan terlalu sering membiarkan anak bermain HP terlalu lama. Dengan membaca sejak dini diharapkan timbul daya kreatifitas dan timbul budaya membaca. Contohnya orang Jepang, disetiap kesempatan mereka selalu membaca, apakah itu di rumah, di kereta dan di tempat lainnya” ujar Mulyanto.

Sementara itu Kepala Desa Tempel Luthfi Maula berharap pojok baca ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. “kita akan melengkapi buku-buku dengan tema yang menarik sehingga masyarakat baik orang tua dan anak-anak tertarik untuk membacanya.” Ujar Lutfi.

Pojok baca merupakan hasil kerjasama Pemerintah Desa Tempel dan Yayasan AMURT (Ananda Marga Universal Relief Team) Indonesia. Diharapkan dengan pembangunan pojok baca ini minat masyarakat tempel terutama anak-anak lebih meningkat. Acara dimeriahkan dengan gerak tari dan mendongeng (ato).

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *